Lebih pantas disebut ‘Curhat Kelulusan’

#odopfor99days #day100
Bismillahirrahmaanirrahiiim

BeFunky Design_odop

Alhamdulillah, akhirnya sampai sudah di garis finish #day100. Ya, hari ini. Ini adalah hari kelulusan odop yang juga dirayakan oleh beberapa orang lainnya. Di akhir minggu ini saya berhasil kejar setoran sebanyak hampir 12 postingan. Why? Because I’m not good in time management, and also a deadliner.

Ya, saya pernah berpikir menjadi penulis. Tapi untuk menulis seperti odopfor99days ini, saya mengatakan tidak. Cukup sekali ini saja. Untuk setiap hari menulis, ternyata saya tidak sanggup, apalagi untuk tulisan yang berkualitas. Jadi, untuk sementara bye bye semester 2, mungkin saya ikutan grupnya aja, tanpa ikut nulis tiap hari (boleh ya teh Shan, hehe).

Saya merasa seringkali stuck, karena tulisan saya tidak terstruktur. Beda dengan penulis lainnya, terutama yang bikin fiksi mungkin. Bisa saja menulis satu paragraf. Lah saya? nulis status? Ya itu juga yang akhirnya banyak saya lakukan di trimester ke-3 odop ini.

Menurut saya memang odop ini pas sekali untuk yang ingin latihan menulis. Sekedar menulis apapun, belajar menyusun kalimat, mencari ilmu sana-sini untuk memperkaya otak dalam menulis.

Kalau saya mah, tipe orang yang kalau tulisan udah jadi, jarang banget dicek lagi. langsung publish aja lah. Beres. Entah kapan, saya akan coba buka lagi nih blog dari trimester awal, pengen tau saya tuh nulis apa sih. Kayanya bakal terpingkal-pingkal sendiri.

Di trimester pertama semangat 45, kalau ada utang 1 atau 2 langsung dikejar. Mulailah di trimester kedua semangat rada ngendor, hutang mulai numpuk, dan dikejar dalam beberapa hari. Nah, trimester ketiga, saya sampai lupa gak pernah setor ke fb, yang penting nulis. Jadi setoran menumpuk di hari-hari terakhir. Saya akui juga, akhirnya ada beberapa postingan yang hanya copas. Memang sebagai catatan saya juga. Ada dua hari kemarin-kemarin ini, saya mempublish 5 postingan per hari demi tidak ikut SP. Karena saya pikir, segala kerjaan yang bisa dikerjakan sekarang, ya diselesaikan saja. Saya masih punya PeeR lainnya. Odop ini selalu ada di pikiran saya sehingga tidak tenang kalau belum beres. Terharu akhirnya bisa lulus juga. *lap keringet*

Tapi asli sih, ikut odop ini banyaaak banget dapet ilmu, info menarik, kulwap bareng penulis beken. Kerenlah pokonya. Tapi kalaupun saya bisa lulus, saya mengakui bahwa saya cukup melakukan hal ini satu kali. Ya, menulis setiap hari adalah kesengsaraan. wkwkwkwk. Ya ga sengsara-sengsara amat sih. Mungkin karena masih belum fokus ya.

Saran saya untuk odop ini, mm apa ya. Gak ada sih, cuma pengen bilang bagus aja untuk latihan menulis. Karena kalau saya pribadi, menulis one day one post itu jadi gimanaa gitu. Ini kan kalau saya, mungkin yang lain merasa bisa menulis dengan baik, menceritakan dengan baik. Saya setengah mati nyari materi buat besok apa, besoknya lagi apa, dan seterusnya. Apalagi kalau ada hutang, trus mau dirapel malam, malah diprotes suami. qiqiqi

I will keep writing, although not One Day One Post.
But maybe someday, I will be back on One Day One Post. (me, 2016)

Terima kasih kepada punggawa odop Teh Shanty. Ilmu-ilmunya super keren. Terima kasih juga buat teman-teman odop yang bikin semangat untuk setoran tulisan.

Sekian curhat kelulusan saya. Selamat juga kepada odopers yang sudah lulus hari ini. Mari berucap Alhamdulillahirabbil’alamiin.

99 JUDUL

Berikut ini adalah list judul tulisan saya ikut odopfor99days:

Trimester pertama, bisa diliat di postingan saya 33 hari odopfor99days.

Trimester kedua, bisa diliat di postingan saya 66 hari odopfor99days.

Trimester ketiga di bawah ini:

Day 67 66 hari odopfor99days
Day 68 Bunga Cinta Agaphantus
Day 69 Have to Read Book
Day 70 Keseruan di Jejakecil
Day 71 Mindfulness-nya Para Ibu
Day 72 Sertifikasi Keahlian (SKA) Lanskap
Day 73 Selamat Hari Kartini, Wanita Indonesia!
Day 74 Tips Menghilangkan Kantuk Saat Bekerja
Day 75 Stop Finding the idea
Day 76 Apa itu Bintang?
Day 77 Mainan Favorit Anak
Day 78 WS Rendra: Hidup itu seperti UAP
Day 79 Tentang: Sabtu Bersama Bapak (novel)
Day 80 Taman Bahagia SMAN 2 Bandung
Day 81 Image Analysis to Enrich Design
Day 82 Pasang-surut Yanweizhou Park
Day 83 Catatan kulwap: Genetic drift Oryza sativa
Day 84 Kebutuhan parkir
Day 85 Nak, Yuk Shalat (bagian 1)
Day 86 Nak, Yuk Shalat (bagian 2)
Day 87 Romantisnya Bandara Husein
Day 88 Toilet dan Mushola Mall
Day 89 Up&up – Coldplay
Day 90 Ketika marah adalah sebuah teguran
Day 91 Musim gugur daun berubah warna
Day 92 Belajar Menjamu Tamu dari Nabi Ibrahim AS
Day 93 Apa yang Sedang Saya Lakukan Saat Ini
Day 94 Bogor dalam Ingatan
Day 95 Kencan
Day 96 Kerja Ikhlas
Day 97 Menjadi Penulis?
Day 98 Yang Muda Yang Bersemangat
Day 99 Akan jadi apa saya?

Sekian dan terima kasih.

4 thoughts on “Lebih pantas disebut ‘Curhat Kelulusan’

  1. Téh AFina Selamaat yaa..
    Motivasinya anti mainstream, sukaaa😍
    Saya juga gak mau ikut SP teh,tapi hutangnya banyaaak.. Hwaaaa..

  2. Akupun kayanya ga ikut semester 2, bakal ga fokus sama anak. But insyaAllah keep blogging. Senang juga udah ikutan. Congrats mba udah lulus!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s