Akan jadi apa saya?

#odopfor99days #day99
Bismillahirrahmanirrahim

Tulisan kali ini bukan sekedar tulis. Tapi harapan dan impian saya. Rencana-rencana ke depan memang banyak. Mungkin kalau semua tertulis gak beres-beres juga.

Life begin at 40
Katanya begitu. Sekarang umur saya menuju 29 tahun. Untuk umur segini, rasanya saya belum cukup jadi ‘orang’. Mungkin usaha saya masih kurang. Para pembalap motoGP ataupun F1, usianya masih muda-muda, tapi sudah mendulang prestasi. Pun teman-teman saya ada beberapa yang sudah melakukan pencapaian-pencapaian keren. Ini adalah penilaian versi duniawi ya.

Tapi saya memang mau menulis rencana di dunia, yang semoga nilainya bisa ukhrowi. Berikut ini beberapa poin yang menjadi harapan dan impian saya.

mother

Ibu Rumah Tangga ++

Ya. Dalam waktu dekat, inilah yang saya pilih. Segera setelah urusan saya selesai, saya ingin menjadi ibu rumah tangga ++. Tanda ++ ini tentu saja saya maksud bukan thok jadi ibu rumah tangga. Tapi menjadi ibu yang produktif. Produktifnya bisa macam-macam. Menulis berkreasi, jualan online, atau bahkan proyek santai. Tapi prioritas ada di rumah. Karena ini untuk anak-anak saya. Saya bertekad mendidik mereka sendiri. Walaupun akan banyak jungkir baliknya nanti. Harapan saya adalah anak-anak yang sholeh dan sholehah. Sekarang ini saya ikut grup-grup parenting, tapi belum bisa menerapkan semuanya. Semoga nanti bisa. Status ini, sebisa mungkin sampai anak sekolah. Lalu saya bisa kembali berkarya.

entrepreneur 0

Enterpreneur

Memang untuk menjadi seorang enterpreneur harus serius, kalau disambi menjadi kurang maksimal. Tapi masa sih gak bisa? Saya yakin itu bisa. Tapi prioritas tidak terlalu banyak. Semoga. Ini sebagai modal untuk masa depan keuangan dan jiwa mandiri. Supaya tidak tergantung pada siapapun kecuali Allah saja.

landscape architect

Arsitek lansekap

Saya menyukai bidang ini. Dibanding gelar S1, saya masih lebih menyukai lansekap. Mungkin karena alam-alam gitulah. Jadi saya suka. Ditambah lagi setelah kerja di konsultan lansekap, trus kuliah lansekap dan dapet proyek-proyek lansekap juga. Semakin saya suka. Banyak tantangannya. Harus banyak belajar untuk bisa ahli. Apalagi di Indonesia, perkembangan infrastruktur yang membutuhkan bidang ini terus meningkat. Jadi intinya proyek lansekap itu banyak. Sedangkan ahlinya belum sebanyak arsitek. Padahal mungkin proyek lansekap akan lebih banyak dibutuhkan dibanding arsitektur. Lalu banyak kasus proyek ini dikerjakan oleh orang yang bukan ahlinya. Malah jadi asal dan hanya buang-buang duit negara aja.
Oia satu lagi, bidang ini juga sebenarnya melahirkan banyak kebutuhan. Di samping posisi sebagai desainer, sedang banyak dibutuhkan pula pengajar lansekap. Kalau Allah mengijinkan, saya juga mau mengajar. Supaya jadi amal jariyah. Bisnis? Bisa nih. Bisnis nursery. Ada satu peluang yang dari dulu ingin sekali dibangun. Tapi belum juga dilaksanakan oleh instansi terkait. Yaitu toko online dengan penyediaan berbagai jenis bibit tanaman. Ya. Online nursery, tapi bedanya dengan nursery lain adalah berlokasi di seluruh Indonesia.

investor

Investor

Menjadi investor ini sebenarnya tujuan silaturahim dan memperbanyak link. Dengan memperbanyak link, insyaAllah jalan hidup juga lebih terbuka. Bisa banyak membantu orang. Tentunya investor untuk hal-hal kebaikan dan banyak untungnya bagi banyak orang.

traveler

Traveler

Ini impian juga nih. Sejak pertama kali ke luar negeri, saya merasa kalo traveling itu banyak ilmunya. Melihat bumi Allah yang lain, mengambil banyak hikmah, ilmu menjelajah, ilmu bertahan hidup, ilmu berkomunikasi, dapet visual library yang keren dan mungkin baru. Bisa jadi bahan cerita, pengalaman, dan ilmu tadi. Bagaimana merencanakan itinerary yang banyak pertimbangan. Tapi jadi inget kata-kata di film ‘bedanya liburan dengan traveling, kalau traveling itu semuanya tanpa rencana. Semua terjadi mengalir gitu aja’. Berarti kalau gitu, saya lebih suka liburan deh hehehe.

Garis besar Akan jadi apa saya?, terwakili di ke-5 poin di atas. Semoga Allah memberkahi apapun yang saya jalani, dan apapun yang Allah Kehendaki saya menjadi apa. Dari garis besar di atas yang sifatnya duniawi, tentunya harapan saya paling besar adalah menjadi muslimah bertaqwa. Aamiiin. Semoga yang membaca ini juga harapan dan impian baiknya tercapai. Aamiiin.

Bagaimana dengan anda?

One thought on “Akan jadi apa saya?

  1. Pingback: Lebih pantas disebut ‘Curhat Kelulusan’ | brightsightrads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s