Sertifikasi Keahlian (SKA) Lansekap

certification

#odopfor99days #day72

Bismillahirrahmaanirrahiim

Seringkali sertifikasi ini dibutuhkan untuk proyek pemerintah. Karena namanya pemerintah, harus jelas segala sesuatunya. Bahkan kalau tidak salah tertera juga diundang-undang.

Asesmen apa? Sertifikasi apa?

Sekarang ini setiap keahlian harus ada sertifikasinya. Arsitek, arsitek lanskap, dokter, perawat, siapapun. Kenapa? Supaya keahlian kita diakui. Dan segala proyek yang berkaitan dengan profesi kita tidak salah kaprah. Ada aja proyek arsitek yang ngerjain sipil atau sebaliknya, dan kesalahan maupun ketidaksesuaian profesi. Bukan tidak boleh. Kalau memang kita ahli, boleh aja kok. Sertifikasi ini tujuannya untuk menghindari terjadinya kecelakaan atas ketidaksesuaian.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika amanat telah disia-siakan, tunggu saja kehancuran terjadi.” Ada seorang sahabat bertanya; ‘bagaimana maksud amanat disia-siakan? ‘ Nabi menjawab; “Jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah kehancuran itu.” (BUKHARI – 6015)

Bahkan dalam hadits di atas juga sudah disebutkan dengan jelas kenapa kita harus ahli. Adapun tujuan dan manfaat Sertifikasi Keahlian adalah sebagai berikut (ini mungkin contoh untuk bangunan ya):

TUJUAN SERTIFIKASI
• Menunjang keberhasilan suatu proyek
• Sebagai acuan untuk industri konstruksi di Indonesia
• Kemampuan untuk kompetensi secara internasional
• Pertanggungjawaban terhadap masyarakat
• Memenuhi persyaratan Undang-Undang Republik Indonesia (UUJK No. 18 Tahun 1999 dan PP No. 28, 29, 30 Tahun 2000) dan Keppres No. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksana Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah dan SK Menteri Kimpraswil No. 257/KPTS/M/2005 tentang Pengadaan Jasa Konstruksi

MANFAAT SERTIFIKASI
BAGI MANAJER PROYEK KONSTRUKSI DAN ANGGOTA TIM AHLI PELAKSANA KONSTRUKSI:
• Pengakuan kompetensinya secara Nasional dan Internasional
• Peningkatan pengetahuan dan sikap dalam mengelola proyek konstruksi
• Lebih mampu melaksanakan proyek sesuai dengan visi, misi dan tujuan proyek
• Sarana untuk meningkatkan jenjang karier dan memacu diri agar lebih profesional dan mencapai hasil pekerjaan yang berkualitas dan dapat dipertanggung jawabkan
• Peningkatan berkomunikasi dengan rekan seprofesi
BAGI ATASAN :
• Peningkatan performance sehingga mampu berkompetensi secara global
• Mengetahui tingkat profesionalisme tiap personil
• Menempatkan personil pada tempat yang tepat karena mengetahui kompetensinya
BAGI PENYEDIA JASA PELAKSANA KONSTRUKSI :
• Bukti atas standar kualifikasi profesionalisme personil tenaga kerja
• Komitmen nyata atas profesi ahli pelaksana konstruksi
BAGI PENGGUNA JASA/ PEMILIK PROYEK/ PEMBERI TUGAS :
• Keyakinan untuk mendapatkan tenaga ahli pelaksana konstruksi yang profesional
• Mempunyai hubungan profesional antara pengguna dan penyedia jasa

UU No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi menyebutkan bahwa setiap bangunan konstruksi harus dibangun oleh perusahaan yang memenuhi syarat yang salah satunya memiliki tenaga teknik kompeten yang secara otentik dibuktikan melalui Sertifikat tenaga teknik.

Sumber disini.

Maka itu, yuk kita bikin sertifikat keahlian. Yang gak mau bikin ya gak apa-apa. Pak Dian selaku ketua IALI Jabar saat ini bilang bahwa ‘Ada banyak sekali proyek lansekap yang datang ke saya, tapi saya tidak bisa menerima karena tidak ada orang yang memegang sertifikasi keahlian‘. Apalagi sekarang sertifikasi itu sudah ada jasa pembuatnya. Orang sipil bisa punya SKA Lansekap. Sayang sekali kan kalau pekerjaan lansekap itu dikerjakan orang lain demi untuk mendapatkan duitnya saja, sedangkan kita dengan keahlian dan sepenuh hati cuma bisa melongo dengan hasilnya yang tidak memuaskan. Abis itu kita mencaci maki. Astaghfirullah.

Eh saya mau cerita asesmen, malah ngelantur yak hehe. Jadi minggu lalu (9/4) saya bersama pemohon SKA lainnya, menjalani asesmen di sekretariat PD IALI Jabar di Cipaku. Saya datang terlambat karena harus menjilid dulu portofolio. Jadi saya kebagian di akhir waktu, asesmennya.

Tahapan permohonan SKA Lansekap

Sebenernya saya juga belum tau pasti urutannya benar apa salah. Semoga saya ada waktu mengkoreksi jikalau SKA saya sudah keluar ya. Siapa tau ada tahap yang tertinggal. Berikut ini tahapan dalam mengajukan permohonan SKA Lansekap saat assessment kolektif di Bandung minggu lalu.

  1. Kirim email ke sertifikasi4iali@gmail.com, untuk meminta form registrasi dan form asesmen mandiri. Untuk form asesmen mandiri, kita minta sesuai permohonan. Misalkan kita mengajukan Muda, minta form asesmen mandiri untuk level Muda.
  2. Setelah kita dapat email balasannya, isilah form-form tersebut dan siapkan semua dokumen persyaratannya. Dokumen persyaratannya ada di dalam form registrasi. Saya tuliskan sekalian di sini deh ya:
    1. Biodata/Curriculum vitae (susun data dari tahun sekarang, mundur ke belakang)
    2. Pas Foto berwarna 3×4 cm (3 buah)
    3. Copy KTP
    4. Copy Kartu Tanda Anggota IALI (KTA)
    5. Copy NPWP
    6. Copy sertifikat/seminar/kursus
    7. Copy surat referensi kerja
    8. Ijasah D3/S1/S2/S3/Lainnya, copy legalisir cap basah
    9. Surat pernyataan bahwa seluruh data adalah benar (bermaterai) – sudah ada di dalam form registrasi
    10. Bukti transfer bank, uang pendaftaran pengurusan SKA – biaya pendaftaran perlu ditanyakan. Kalau saya kemarin, biaya pendaftaran tidak ada. Hanya saya, karena diadakan asesmen kolektif di Bandung berdasarkan permohonan, maka ada biaya tambahan.
    11. Copy SKA atau SKA Asli (Bagi yang memperpanjang)
    12. Minimum 3 lembar A3 hasil karya (Berwarna) – portofolioNah untuk portofolio ini, baiknya menyertakan minimal 3 proyek. Satu yang diunggulkan dan 2 sebagai pendukung. Masing-masing proyek ada gambar konsep, siteplan, potongan, 3d, DED berkop, serta keterangan proyek (proyek apa, dimana, pemberi proyek siapa, nilai proyek berapa, luasnya berapa, kita sebagai apa, logo pemberi proyek, tahun berapa, dsb)

Biaya untuk SKA Lansekap (2016)

Tingkat Keahlian Biaya SKA Biaya tambahan (asesmen kolektif di Bandung) Keterangan
Muda 2.000.000 200.000 Jika mengikuti assessment di Jakarta maka tidak ada biaya tambahan
Madya 3.500.000 300.000
Utama 5.500.000 400.000

 

  1. Setelah form terisi semua, dan kelengkapan sudah siap (softcopy maupun hardcopy), kirimlah semua softcopy ke email sertifikasi4iali@gmail.com tadi untuk diklarifikasi apakah sudah cukup atau masih ada yang kurang.
  2. Pertemuan asesmen. Pertemuan ini merupakan proses verifikasi yang dilakukan oleh asosiasi. Saat pertemuan ini, setiap pemohon akan diwawancarai oleh seorang asesor. Asesor akan menilai kelayakan kita dalam pengajuan SKA. Apakah sesuai, kurang, atau lebih/naik. Pemohon muda biasanya lolos-lolos saja, tapi bisa saja diajukan ke Madya kalau layak. Pemohon madya, bisa jadi tidak diterima karena kurang layak, atau mungkin sesuai, atau mungkin bisa diajukan ke Utama. Begitu juga Utama, bisa jadi sesuai dan layak mendapat Utama, atau mundur menjadi Madya. Kalau pemohon mengajukan Utama tapi dapatnya Muda, sepertinya ada kesalahpahaman hehe. Taunya kita Muda, Madya, atau Utama gimana?
    1. Syarat umum: Muda adalah 2 tahun dari kelulusan, Madya 4 tahun dari kelulusan, lebih dari itu bisa mencoba utama.
    2. Pertimbagnan akan tingkat knowledge, skill, behavior, experiences.
    3. Measurement, tentu selain persyaratan yang ditetapkan, kita pun dapat mengukur diri sendiri sudah sampai mana pencapaian kita. Oleh karena itu ada form asesmen mandiri.
  3. Pernyataan ACC atau layak dan tidaknya. Pernyataan ini akan dikeluarkan oleh asesor setelah wawancara selesai. Bagi yang layak, maka akan diproses ke tahap selanjutnya. Bagi yang masih kurang, maka harus melengkapi persyaratan. Pernyataan ini dilampirkan dalam Berita acara verifikasi validasi.
  4. Waktu perbaikan. Waktu ini diberikan kepada pemohon selama 1 minggu untuk memenuhi persyaratan yang kurang. Sehingga pemohon dapat mengusahakan dokumen presyaratan yang belum lengkap, untuk dikirim melalui pos atau email (tergantung permintaan dari tim asesor).
  5. Setelah waktu perbaikan berakhir, semua data akan diupload ke STI oleh tim asesor lalu ke LPJK. Proses verifikasi LPJK akan bersifat umum sepertinya. Yang isinya adalah kelengkapan data-data. Karena LPJK akan menerbitkan SKA dari berbagai keahlian, sehingga mereka tidak menilai dari kelayakan portofolionya.
  6. Jika sudah diverifikasi dari LPJK, lalu pemberian NRKA dan didownload dari STI.
  7. Pencetakan SKA yang kemudian diserahkan ke asosiasi.
  8. SKA sudah jadi. Dan dari asosiasi akan diberikan kepada masing-masing pemohon.

Nah begitulah prosesnya untuk mendapatkan SKA Lansekap. Saya kira udah lengkap ya. Kalau skematik, ini ada gambar tahapannya.

IMG-20160415-WA0014.jpg

Semoga lancar permohonannya dan diterima. Semoga proyek-proyeknya juga berkah. Semoga pemegang SKA juga pada amanah. Serta semoga rezekinya lancaaarrr. Aaamiiiin

One thought on “Sertifikasi Keahlian (SKA) Lansekap

  1. Pingback: Lebih pantas disebut ‘Curhat Kelulusan’ | brightsightrads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s