bismillahirrahmaanirrahiim

Berbicara soal hobi, saya rasanya belum pernah dengan yakin menulis apa sebenarnya yang menjadi hobi saya. Kalau dari pengertiannya di Kamus Besar Bahasa Indonesia (https://kbbi.web.id/hobi), hobi merupakan kegemaran; kesenangan istimewa pada waktu senggang, bukan pekerjaan utama. Kalau kata wikipedia (https://id.wikipedia.org/wiki/Hobi), hobi adalah kegiatan rekreasi yang dilakukan pada waktu luang untuk menenangkan pikiran seseorang. Tujuan hobi adalah untuk memenuhi keinginan dan mendapatkan kesenangan.

Jaman masih anak-anak, masih sekolah, kalau mengikuti kedua pengerian di atas, tentu saja hobi saya adalah bermain bersama teman-teman. Selain dilakukan di waktu bukan sekolah, dan memang masih anak-anak kegiatannya bermain, itulah hobi saya saat anak-anak.

Tentu saja lain dulu lain sekarang. Sejak SMP, saya hobi menulis di buku diary. Kejadian-kejadian masa SMP yang penuh liku dan menggemaskan membuat saya ingin menulis alias curhat di buku diary. Ternyata dari situ, saya suka menulis di secarik kertas kecil yang masuk di kantong saku seragam. Yang saya tulis adalah apa yang akan saya lakukan besok. Misalnya, mengembalikan buku pinjaman ke si A, makan siang roti dan susu KBPS, janjian dengan teman untuk belajar kelompok, pulang sekolah naik angkot biru lalu ganti angkot hijau, bayar uang kas kelas, dan sebagainya.

Hal itu hampir setiap hari saya lakukan pada saat SMP. Tapi ketika SMA, kegiatan menulis saya sedikit terabaikan. Seingat saya, ketika SMA, saya sibuk dengan belajar (gaya amat ya) dan berorganisasi. Sampai-sampai pulang sekolah pun kadang mendekati magrib karena harus rapat sampai sore. Mungkin menulisnya tergantikan di organisasi sebagai sekretaris, dan juga mencatat ceramah-ceramah.

Tapi saat ini, menulis rencana untuk waktu yang akan datang, malah sering saya lakukan. Misalnya ketika mau beres-beres rumah, saya menulis daftar yang ingin saya lakukan. Lalu mencoretnya jika sudah selesai. Atau ketika sedang ada deadline, saya menulis apa-apa saja perbaikan yang harus saya buat, bahkan menulis target jam berapa harus saya sudahi. Tentu saja tidak selalu semuanya habis dikerjakan.

Daftar catatan saya dari setelah lahiran anak pertama ternyata masih ada

Apakah ini keahlian atau memang sebagai manusia kita tuh harus bikin ini. Tapi saya pribadi suka melakukannya. Mungkin sehari bisa bikin beberapa daftar. Daftar pekerjaan kantor, daftar pekerjaan rumah yang harus dilakukan, daftar belanja (biasanya saya taruh kertas di kulkas dan pulpen di dekatnya, ketika ingat mau beli apa, ditulis di kertas itu, jadi ketika mau belanja tinggal samber aja kertas itu), daftar rencana pengeluaran bulan depan, daftar rencana bulan depan, dan seterusnya.

Percaya atau tidak bahkan saya juga tidak percaya, di notes handphone saya, tercatat 778 notes sejak bulan Desember tahun 2013. Walaupun berganti-ganti handphone, notes ini selalu saya sync ke email. Isinya apa segitu banyak? Selain daftar-daftar yang mau saya lakukan atau mau saya beli seperti gambar di atas, kadang saya curhat juga di notes itu. Ketika lagi kesal, bisa nulis panjang, atau bahkan hanya intronya saja.

Ada juga catatan kajian dari HSI (Halaqah Silsilah Ilmiyah), yang sepekan ada 5 hari kajian. Untuk memudahkan belajar saat ujian, saya bagi satu notes terdiri dari 5 pertemuan. Kadang saya juga menuliskan rencana-rencana untuk keluarga, untuk anak pertama, anak kedua, atau mimpi-mimpi saya. Atau ketika saya mau berkomentar panjang di sebuah grup komunitas, biasanya saya konsep dulu di notes ini. Supaya kalau ada salah-salah kata, bisa diperbaiki dulu, daripada tidak sengaja terkirim kan bisa jadi salah persepsi. Selain catatan kajian atau ceramah, ada juga catatan seperti kajian kecantikan, kajian kesehatan, dan catatan kajian lainnya yang saya pikir bermanfaat. Setelah ditelusuri, sempat ada jeda dari 2015 ke 2018. Jadi 4 tahun entah saya menulis dimana.

Sejak tahun lalu, ketika saya meminta kepada pak bos untuk mengerjakan satu dari banyak proyek yang diterima kantor, saya diberikan amanah baru. Yaitu sebagai manajer esdeem. Sebenarnya pak bos ga dengan jelas bilang seperti itu, tapi job description yang saya lakukan sama. Alih-alih gaji saya berkurang karna mengerjakan satu proyek saja, pak bos menawarkan gaji tetap, tetapi ditambah membagi tugas pada teman-teman saya itu. Saya pun mengiyakan penawaran beliau, bismillah semoga saya bisa menjalankan tugas ini dengan baik.

Beragam daftar yang saya tulis di laptop (screenshot saat saya menulis ini)

Sejak itu, setiap hari saya jadi berpikir, si A lagi ngerjain apa ya, si B udah selesai belum ya, si C bantu proyek mana. Ketika ada proyek besar pun, saya akhirnya jadi membuat daftar detail yang harus dilakukan beserta pembagian tugasnya, supaya jelas dan terarah.

Jadi hobi saya apa ya? Mungkin mencatat? Mencatat apa yang ada di pikiran saya, mencatat hal-hal yang menurut saya penting dan ketika ada kertas atau buku catatan saja di dekat saya. Atau mungkin karena saya sering menulis rencana-rencana, atau apa-apa saja yang akan saya lakukan, terlebih ketika sudah menjadi seorang ibu, saya jadi merasa tidak punya hobi. Karena daftar pekerjaan yang saya tulis itu biasanya lebih banyak dari waktu yang tersedia.

Kalau ditanya tentang aktivitas favorit, mungkin jawabannya jalan-jalan ya. Tapi belum bisa dibilang hobi karena jalan-jalannya juga jarang dilakukan hehe. Harapan terbesar adalah saya melakukan apa yang masih bisa saya lakukan, dengan sadar dan ikhlas, dan membuat orang lain senang, supaya saya juga ikut senang.


Tulisan ini dibuat untuk memenuhi Tantangan Blogging Mamah Gajah Ngeblog bulan April 2022 dengan tema Aktivitas Favorit Mamah. Oia, saya bener-bener belajar konsisten nulis dulu. Jadi gak mencari cepet-cepetan setor ataupun isinya bagus banget. Yang penting nulis aja, jadi mohon maaf kalau ga sesuai sama tema bulan ini hehehe. Semoga bisa diambil yang bermanfaat.


Terimakasih pada para mamah2 MGN,, tgl 28 April dapet peringkat 7 tulisan favorit dan termasuk 5 tulisan terunik.. yeayy.. Alhamdulillah semoga bermanfaat.

28 April 2022