Komitmen Muslim sejati

Postingan ini adalah rangkuman bagian pertama dari buku Komitmen Muslim Sejati karangan Fathi Yakan.
Saya rangkum dari pdf yang saya browse, yang sepertinya bahasa Malay (Apa ertinya saya menganut Islam?).
Karena sebenernya ini tugas, hehe, jadi maaf kalau rangkumannya agak-agak kurang rapih, apalagi kalau ada yang kurang tepat.
Semoga bermanfaat buat para pembaca, terutama bagi saya yang baru baca buku ini.

Komitmen Muslim sejati – Fathi Yakan
Apa artinya saya menganut Islam?

6 sifat wajib yang harus dimiliki setiap muslim:

1. Muslim secara Aqidah
2. Muslim secara Ibadah
3. Muslim secara Akhlak
4. Muslim secara berkeluarga
5. Mampu mengawal diri, memimpin diri
6. Yakin bahwa masa depan di tangan Islam

QS. Al Hajj 22:78

BAB 1 Muslim secara Aqidah
Syarat pertama bagi yang mengaku islam dan menjadikan islam sbg cara hidupnya
Hal yang memastikan bahwa kita muslim secara aqidah:
1. beriman kepada Allah, sebagai Pencipta, Penyeimbang alam, Maha Tinggi dan Maha Kuasa. QS. Al Anbiya 21:22
2. Beriman bahwa segala sesuatu yang diciptakan tidaklah sia-sia belaka. QS. Al Mu’minun 23:115-116
3. Beriman bahwa Rasul dan Kitabullah, mengetahui asal-usul/sejarahnya QS. An Nahl 16:36
4. Ma’rifatullah, ta’at dan mengabdi kpd-Nya QS. Adz-Dzariyat 51:56-58
5. Yakin bahwa surga merupakan balasan bagi mukmin yang ta’at QS. Asy Syura 42:7
6. melakukan kebaikan/kejahatan merupakan pilihan QS. Asy Syam 91:7-10, QS. Al Mudatstsir 74:38
7. urusan penciptaan undang-undang adlh hak mutlak Allah QS. Asy Syura 42:10
8. mengetahui asmaul husna dan sifat2 Allah

“Allah s.w.t mempunyai sembilan puluh sembilan nama, kurang satu seratus. Sesiapa yang menghafaznya akan memasuki syurga.    Allah itu ganjil (tunggal) dan menyukai (bilangan) yang ganjil.” (Hadis riwayat Bukhari & Muslim)

9. merenungi kehebatan kejadian2 Allah, bukan tentang ZatNya

 “Berfikirlah kamu tentang makhluk ciptaan Allah dan janganlah kamu memikirkan tentang ZatNya kerana kamu tidaklah                mengetahui keadaan sebenarnya.” (Hadis diriwayatkan oleh Abu Nu’aim di dalam Al-Halyah dan Al- Asbahani meriwayatkannya di dalam Al-Taghrib wa Al-Tarhib)

10. Berhubung dengan sifat-sifat Allah s.w.t
11. yakin dan mengikuti pendapat dan pandangan para salaf
12. mengabdikan diri hanya kepada Allah semata QS. An Nahl 16:36
13. takut hanya kepada Allah yang menyebabkan menjauhi kemurkaan Allah dan larangan-Nya QS. An Nur 24:52, QS Al Mulk 67:12
14. Senantiasa mengingat Allah dan berdzikir menyebut nama-Nya. Diam=berfikir, bercakap=berdzikir QS. Ar ra’d 13:28, QS Az Zukhruf 43:36-37
15. Mencintai Allah yang akan membuat senantiasa rindu dan terikat denganNya, mendorong amal kebaikan, berkorban, dan berjihad di jalanNya QS. At taubah 9:24
syarat manisnya iman: cinta Allah dan rasulNya, paling tertinggi, tidak mencintai seseorang melainkan karena Allah, benci kembali kepada kekufuran sebagaimana api neraka.
16. bertawakal kepada Allah dalam setiap urusan dan keadaan yang membangkitkan kekuatan lahir dan batin QS. At-Thalaq 65:3
17. Mensyukuri segala nikmat yang merupakan tanda kemuliaan adab seseorang penerima terhadap Pemberi dan Pnegarunia. QS. An Nahl 16:78, QS. Yasin 36:33-35, QS Ibrahim 14:7
18. senantiasa beristighfar yang dapat membersihkan diri dari dosa dan memperbaharui taubat dan iman, serta memberikan ketenangan. QS. An Nisa 4:110, QS Ali Imran 3: 135
19. Senantiasa bermuraqabah(diawasi) denagn Allah dalam setiap keadaan QS. Al Mujadalah 58:7

BAB 2 Muslim secara ibadah
QS Adz Dzariyaat 51:56-58, QS Al An’am 6:162
1. ibadah yang dilakukan memiliki hhubungan dengan Allah= Ihsan dalam ibadah, Sholatlah, seolah2 engkau melihatNya, jika engkau tidak melihatnya, Ia melihat engkau.
2. ibadah penuh khusyuk sehingga dapat merasakan manisnya iman dan kekuatan
3. beribadah mersakan kehadiran Allah, membuang dan melupakan urusan dunia dan hiruk pikuknya.
4. beribadahlah denagn senantiasa untuk menambah kuantitasnya, seperti amalan2 sunnah
5. qiyamul lail, sebagai ibadah yang paling bernilai, latihlah diri sehingga menjadi satu kebiasaan. karena merupakan sumber kekuatan memantapkan iman. QS. Al Muzammil 73:6
6. meluangkan waktu membaca Al Quran merenungi maksudnya terutama di waktu Dhuha QS. Al Isra 17:78, AQ adalah cahaya untuk kamu di bumi dan perbendaharaan untuk di langit.
7. menjadikan Doa sebagai perantara setiap urusan dengan Allah.

BAB 3 Muslim secara aqidah
1. menjauhi perkara syubhat
siapa yang memlihara dari perkara syubhat, berarti memelihara bagi agamanya dan kehormatannya.
2. memeliahara pandangan
Kamu hendaklah memelihara pandangan, menjaga kehormatan (kemaluan) kamu atau Allah akan memburukkan muka kamu. (Hadis riwayat Tabrani)
3. memelihara lidah
Sesiapa yang banyak bercakap banyaklah kesalahannya, sesiapa yang banyak kesalahannya banyaklah dosanya dan siapa yang banyak dosanya, api nerakalah paling layak untuk dirinya. (Diriwayatkan oleh Baihaqi).
4. bersifat pemalu
Hakikat malu itu ialah sifat yang menggerakkan seseorang itu meninggalkan kejahatan dan menghalangnya dari mencuaikan hak orang lain.
5.bersifat lemah lembut
Sesungguhnya orang-orang yang bersabarlah sahaja yang akan disempurnakan pahala mereka dengan tidak terkira. (Surah Az-Zumar, Ayat: 10).
6. bersifat benar
7. bersifat Tawadhu
8. menjauhi buruk sangka dan mengumpat QS Al hujuraat ayat 12
9. bermurah hati QS Al Anfal ayat 3

QS. Al Hajj :41
kemuliaan akhlak adalah tanda keimanan seseorang
maka tidak berakhlak=tidak beriman
agama sama dengan kemuliaan akhlak
siapa yang rusak akhlaknya dan buruk amalannya, tidak akan dipercepat hisabnya.
akhlak yang baik memberat neraca timbangan seorang hamba di akhirat.
akhlak mulia merupakan hasil dari ibadah.

BAB 4 Muslim dalam berkeluarga
“Barang siapa yang tidur nyenyak dan tidak mengambil peduli urusan umat Islam maka ia bukan dari golongan mereka”. (Hadith riwayat al-Baihaqi dalam “Shuab al-Iman”, at-Tabari, Abu Nua’im dalam “Hilyah” dan al-Hakim.)

tanggung jawab sblm berkeluarga:
1. pernikahan itu hendaknya karena Allah
2. menjadikan pernikahan bertujuan untuk menjaga pandangan dan memelihara kemaluan dan bertaqwa kepada Allah
3. memilih istri yang baik
4. memilih wanita yang baik akhlaknya dan pegangan agamanya
5. berhati-hati supaya tidak menyalagi perinth Allah
tanggung jawab setelah berkeluarga
1. berlaku baik dan memuliakan istri agar saling mempercayai.
2. hubungan dgn istri harus dapat menjalinkan kefahaman dalam pemikiran, jiwa dan kasih sayang.
3. hubungan dgn istri tidak keluar dari batas syariat
bersama2 bertanggung jawab mendidik anak

BAB 5 dapat mengendalikan diri
QS. Asy Syams 91; 7-10
golongan manusia:
1. golongan yang tunduk thd hawa nafsunya QS. Al Jatsiyah 45:23
2. golongan yang bermujahadah dan bertarung menentang hawa nafsunya. QS Ali Imron 3:135
kekuatan dalam memerangi hawa nafsu:
a. hati, menjadi bentang yang kuat memerangi hawa nafsu
b. akal, yang menjadi pembeda antara haq dan yang bathil, yang dapat memahami ilmu,
Cahaya akal seseorang mukmin itu sentiasa bersinar, tidak dapat dipadamkan kecuali oleh kerja-kerja maksiat yang berkekalan, dilakukan pula secara terang-terangan dan tidak pula diikuti dengan taubat.

cara menghalangi godaan syetan
syetan masuk melalui:
1. tamak dan buruk sangka, maka hadapi dengan menaruh kepercayaan
2. cinta kehidupan dunia dan panjang angan-angan, hadapi dengan takut terhadap kematian yang akan datang kapanpun
3. cinta beristirahat dan kemewahan, hadapi dengan meyakinkan diri bahwa kenikmatan itu akan hilang dan balasan buruk pasti menanti
4. kagum thd diri sendiri, hadapi dengan rasa hutang budi kpd Allah
5. memadang rendah orang lain dan tidak menghormati mereka, hadapi dengan mengenali hak-hak mereka dan menghormatinya.
6. hasad/dengki, hadapi dengan qana’ah dan ridho thd karunia Allah.
7. riya dan suka dipuji, hadapi dengan ikhlas.
8. bakhil, hadapi dengan menyadari bahwa apa yang ada akan binasa, yang kekal itu berada disisi Allah
9. takabbur, hadapi dengan tawadhu
10. tamak haloba, hadapi dengan mempercayai ganjaran yan disediakan Allah dan tidak tamak thd apa yang ada di sisi manusia.

arahan untuk menghindari serangan dan tipu daya syetan adalah mengingat Allah setiap memulai pekerjaan.
diantara cara untuk menghidar dari godaan syetan:
1. jangan terlau kenyang makan, meskipun makanan yang baik dan halal. QS. Al A’raf 7:31
“Sesungguhnya syaitan itu berjalan dalam tubuh anak Adam mengikut perjalanan darah. Oleh itu sempitkanlah pintu masuknya dengan kelaparan”. (Hadis riwayat Ahmad)
2. membaca Al-Quran, berdzikir mengingat Allag dan memohon keampunan
3. tidak terburu-buru , karena terburu-buru adalah dari syetan, dan berhati-hati adalah dari Allah.

BAB 6 yakin bahwa, Islam adalah masa depan
islam adalah satu-satunya manhaj atau cara hidup yang selaras dengan kehendak fitrah manusia dan dapat mengimbangi tuntutan lahiriah dan rohaniah insan.
A. manhaj Islam bersifat Robbani
B. manhaj Islam bersifat Universal
C. manhaj Islam bersifat Anjal (Murunah/fleksibel)
D. manhaj Islam bersifat syumul/menyeluruh
E. Kegagalan sisten-sistem ciptaan manusia (sosial, ekonomi, politik)

Sekian. Mohon koreksinya kalau ada kesalahan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s