Pentingnya Komunikasi Produktif dengan Anak

#odopfor99days2017 #day4

Bismillahirrahmanirrahim
Komunikasi adalah kebutuhan utama manusia dalam hidup. Dari mulai menghirup udara dunia, sampai dengan hembusan nafas terakhir, komunikasi merupakan hal yang akan terus dilakukan.

Komunikasi banyak macamnya. Bisa komunikasi tubuh, tulisan, ucapan, dan sebagainya. Targetnya pun bisa siapa saja. Bisa jadi salah paham kalau komunikasi tidak dilakukan dengan benar.

Terlebih kepada orang terdekat yaitu pasangan dan anak-anak. Kepada pasangan juga sangat memungkinkan terjadinya kesalahpahaman, akibat komunikasi yang buruk, dan mungkin juga keduanya saling bergantung. Sedangkan dengan anak, perlu komunikasi yang khas, yang sesuai dengan karakternya, dan mungkin sebagi ibu harus punya ilmu psikologi anak, agar komunikasi menjadi produktif.

Tantangan kelas Bunda Sayang IIP di materi pertama ini, mengubah pikiran saya selama ini. Saya yang cepat naik darah kalau anak melakukan sesuatu yang saya tidak suka, tidak setuju, tidak sesuai, dan sebagainya. Kadang itu hanya hal kecil, sehingga membuat saya berpikiran, “Duh, anakku kok ga mau dikasih tau ya”. Rupanya bentuk komunikasi yang belum tepat, menjadi permasalahan saya.

Setelah saya memutuskan untuk bekerja dari rumah (untuk saat ini), saya fokus memikirkan tumbuh kembang anak. Saya ingin sekali anak saya bisa mandiri sejak kecil. Materi kemandirian anak ini memang akan menjadi materi selanjutnya. Tapi saya akan jadikan tema besar saya dalam kelas bunda sayang selama satu tahun ke depan.

Setelah menjalani game level 1 Komunikasi Produktif selama 12 hari. Saya merasakan ada beberapa perubahan baik di diri saya maupun anak. Tapi diri saya yang utama, karena anak akan melihat perubahan itu, dan berharap ikut berubah juga.

Dari 12 hari itu, saya belajar mengelola emosi, menahan marah, menempatkan apa yang penting. Kadang saya masih suka ambil hati kalau anak saya mulai memukul saya. Tapi sekarang saya sadar berarti ada yang salah dengan komunikasi saya, atau pembiasaan anak sehari-hari nya.

Dari 12 hari itu juga, saya belajar menamai emosi anak. Terutama saat kesal, marah, senang dan sedih. Keempatnya saya coba ulang setiap ada suatu kejadian. Anak pun jadi bisa mengungkapkan bagaimana perasaannya. Kadang dia pun menanyakan perasaan saya. Dududuhh, sesuatuu banget.

Dari 12 hari itu, saya belajar menghindari kata-kata negatif seperti jangan dan tidak. Tapi, ini susah sekali. Karena seringkali dihadapkan pada hal-hal yang tidak pas, jadi reflek saya untuk mengatakan hal itu. Minimal, saya harus bisa menahan untuk tidak langsung bicara, memikirkan apa yang harus saya katakan, baru bicara. Semoga bisa.

Dari 12 hari itu, saya belum mempraktekkan komunikasi produktif kepada suami. Karena saya merasa kami bisa mengungkapkan apa yang kami suka atau tidak dengan sadar. Pernah sih beberapa kali menerapkan komunikasi produktif dengan meminta sesuatu langsung, tanpa kode-kode.

Sedangkan anak butuh banyak belajar dalam memahami emosi pribadinya. Bagaimana harusnya bersikap, dan sebagainya yang menjadi peer buat saya.

Dengan menuliskan game setiap hari atau setiap melewatinya, saya merasa ada sebuah evaluasi yang konsisten, dan juga target otomatis yang terpasang untuk keesokan harinya. Semoga bisa menjadi evaluasi untuk seterusnya.

IMG_20170615_165454

Dalam gamelevel1 ini, saya juga berhasil menyelesaikan 1 buku yang juga menjadi pengaruh dalam mengelola emosi saya. Buku Happy Little Soul milik @retnohening, menjadi santapan saya di saat-saat saya ingin marah. Semoga menjadi amal kebaikannya mba Retno. Cukup ampuh untuk self healing kalau saya lagi marah ke anak. Apalagi setelah saya selesai membaca, saya baru melihat Instagram beliau yanh didominasi oleh bintangnya yaitu Kirana. Usianya yang tidak jauh berbeda dengan Rara, membuat saya berpikir, banyak hutang yang harus saya bayar ke anak. Waktu, belajar, bermain, mengajarkan kebaikan, dan masih banyak lagi. Alhamdulillah.

Setelah ini, saya jadi ingin punya target 1 buku selesai saat materi selesai. Semoga bisa yaa. Aamiiin

Semangat Komunikasi Produktif!!! 🙂

#Gamelevel1
#KelasBunsayIIP
#BundaSayang
#IIP
#Komunikasi produktif
#Aliranrasalevel1

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s