#odopfor99days #day66

Bismillahirrahmaanirrahiim

Raida, penunjuk jalan, sebuah nama yang kami berikan untuk putri pertama kami. Kami pun berharap bisa sesuai dengan arti namanya, menjadi seorang pemimpin yang berakhlak mulia, baik untuk dirinya sendiri, keluarganya, maupun lingkungannya. Menjadi orang yang manfaat buat sekitarnya.

Salah satu kegalauan seorang ibu adalah ketika sang anak sudah makan macam-macam, tapi dia tidak mau sikat gigi. Setelah kemunculan gigi seri bawah pertamanya pada usia 13 bulan, usaha pun dimulai dengan memberinya sikat gigi. Ya harapan ibu pasti, gosoklah gigimu nak, gini caranya. Tapi kenyataannya adalah sikat hanya dimasukkan ke mulut, digigit-gigit, dipukul-pukul ke benda lain, atau buat menyikat lainnya. Hyuuh.

Ibu bekerja juga kadang membuat tidak fokus dalam mendidik dan membimbing anak. Sehari ini saya ingat, sehari besok saya lupa, sehari besoknya lagi saya malas, dan sebagainya. Jadi usaha itupun tidak konsisten akhirnya. Namun setelah berjalan sekitar setengah tahun, nampak gigi-gigi atasnya ada putih-putih seperti sisa makanan yang menempel. Mungkin lebih tepatnya adalah sisa susu formula yang biasanya diminum ketika sebelum tidur. Dan kegelisahan ibu pun muncul lagi. Dicoba lagi agar mau menyikat gigi, ya kadang mau, tapi masih belum benar, kalau mau, tidak mau pakai pasta gigi, dan juga gak mau kalau disikatin.

Cari cara lain! Oke saya beli buku tentang sikat gigi. Bukunya menarik, lalu saya cari video-video bernyanyi tentang sikat gigi.

Setelah berlangsung kira-kira 2 -3 bulan, barulah cara ini berhasil. Dia meminta sikat gigi menggunakan odol saat bernyanyi sikat gigi. Ya Allaah, seperti sudah jatuh tertimpa tangga, tapi ini mah yang bahagianya bukan senepnya. Semua ada waktunya ya. Semoga gigimu sehat-sehat terus ya nak.

 

 

 

Advertisements