Stuck on writing

#odopfor99days #day47

Baiklah, punya hutang gak enak ya. Ayo ayoo semangat bayar hutang. Termasuk hutang ODOP ini. Saya punya 5 hutang postingan sampai tulisan ini terpublish.

Kalau kata inisiator ODOP teh Shanty, mulai hari ke 40-an ini masa-masa kritis, antara kita sudah mulai meninggalkannya atau semakin terbiasa. Wah, gawat nih kalau saya hutang terus, bisa-bisa tambah malas saja untuk mencapai 99 hari.

Truthfully, I stuck on it.

Saya ikut odop memotivasi diri untuk terbiasa menulis. Karena menulis punya banyak guna. Selain untuk melatih bagaimana bercerita lewat tulisan, curhat (padahal niat ikut odop ga akan ada curhat, tapi teuteup ada juga), juga untuk kesehatan.

Saya gak punya target akhir. Mungkin ini juga yang membuat saya jadi berhenti di tengah-tengah karena bingung mau nulis apa ya. Ada ide, ga ada bahan, males nyari, udah ngantuk, kelamaan, keburu besok, dan sejenisnya itu.

Sampai juga di hari ini yang saya merasa harus bisa lebih baik lagi besok-besok. Paling tidak membayar 5 postingan! hehe. Saya malu juga sama teman odop yang juga teman smp saya, dia ibu rumah tangga, ibunya 3 anak-anak, masih bisa ngeblog ga pake hutang. Masya Allah. Ma to the Lu.

Setiap kali kepikiran ‘pengen nulis ini ah’ tapi gak langsung ditulis, lupa dan akhirnya hilang. Tapi kadang, punya ide sesaat, tapi bingung mulainya dari mana harus gimana, seperti hanya sekedar pemenuhan setor odop aja jadinya.

lebih baik tidak menulis apapun daripada memaksakan diri menulis

sumber

Nemulah kata-kata ini, trus disuruh sabar, blogwalking, dan BACA. Naaah,, ini nih kelemahan saya. Saya jarang baca (ya padahal saya udah buat postingan berapa kali tentang ajakan membaca). Manajemen waktu kurang baik, jadi alasan saya kurang waktu untuk membaca.

Lagi, nemu juga tulisan berikut ini yang mak jleb sekali.

Apakah Anda ingin dikenal sebagai orang ‘bermulut besar’, yang rajin update setiap hari, tanpa memberi kontribusi nyata kepada pembaca? Atau Anda ingin dikenal sebagai orang yang secara konsisten menyajikan artikel yang bernilai dan bermanfaat untuk pembaca? “Go out! cari sesuatu yang baru, bertemu dengan orang, ajukan pertanyaan, gabungkan dan masak ide-ide, lakukan eksperimen, dan bagikan kepada orang lain” Dari situlah artikel yang bagus berawal!

Satu pertanyaan: apakah Anda hanya “memuntahkan” sesuatu kepada pengunjung blog Anda? Ataukah Anda memberikan pengalaman nyata Anda sendiri, melalui tulisan-tulisan Anda?

Tulislah apa yang sudah Anda coba dan terapkan, bukan sekadar apa yang Anda dengar dan Anda baca

sumber

Sudah dibaca? lengkapnya bisa diklik ‘sumber’ nya. Saya mencantumkan 2 tulisan saja, itu cukup memberi pengetahuan buat saya bahwa menulis itu mudah. Kalau mau, bisa saja mencari artikel-artikel lain yang lebih hebat pengaruhnya buat anda.

Ini semacam perenungan buat saya, yang kemarin-kemarin seperti dikejar setoran saja. Semoga 52 postingan ke depan bisa lebih bermanfaat. Aaamiiin

Belajar! Belajar! Belajar!

One thought on “Stuck on writing

  1. Pingback: 66 hari odopfor99days | brightsightrads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s