Konmari Our House #2

Part 2: my custom dresser

#odopfor99days #day37

Masih dalam rangka beberes rumah. Sekarang, saya mau share desain lemari baju yang saya inginkan. Tentunya sesuai kebutuhan ya. Di postingan sebelumnya, sudah saya list pengelompokkan per-bajuan dan per-kainan.

Bayangan saya adalah lemari untuk orang tua dan anak. Saya mulai dengan gambar lemari untuk orangtua ya.

Lemari Orangtua
Ini adalah tampak depan desain lemari yang saya pengen. Ukurannya 1,85 m x 1,75 m x 0,5 m.

image

Ini adalah sekat-sekat lemarinya. Beda warna lemarinya menunjukkan kalau merah itu baju Ibu, biru itu baju ayah, hijau, baju ayah dan ibu yang bisa bareng, sedangkan orange perlengkapan umum.

image

Berikut keterangan gambarnya:
A Kerudung, jilbab, bergo, ciput dll
B Baju pergi
C Laci: daleman
D Laci: kaos kaki, sarung tangan, manset, sapu tangan, dll
E Baju rumah
F Celana dan rok
G Sprei, sarung bantal guling
H Selimut
I Bed cover, handuk
J Mukena, sarung, kain2, dll
K Baju yang perlu digantung (seragam kerja, baju yang sulit dilipat)
L Jaket, handuk
M Celana
N Laci: kaos kaki, sarung tangan, sapu tangan, dll
O Laci: daleman
P Baju pergi
Q Baju rumah

Pengalaman beli lemari baju yang bukan kayu, yang kaya *lymp*c dan sejenisnya, menurut saya ukurannya kurang pas. Berdasarkan lipatan baju, lebar lipatannya kira-kira 25 cm. Lemari yang biasa sulit sekali menariuh 2 tumpuk baju berjejer. Jadi saya buat lebar lemari 55 cm supaya bisa 2 tumpuk berjejer.

Lemari yang *lymp*c dan sejenisnya itu, antar sekatnya juga terlalu jauh. Kalau bajunya penuh, maka tumpukkan baju seringkali terlalu tinggi dan jadi berantakan karena mengambilnya juga susah, dan mungkin beda kainnya juga jadi bikin tumpukkan gak rapih. Makanya saya coba jarak sekatnya 30 cm. Mungkin masih agak tinggi juga, tapi setidaknya masih lebih rendahlah daripada lemari di pasaran sekitar 45 cm-an.

Terus juga suka ga ada tempat buat nyimpen printilan kaya kaos kaki, sarung tangan, ciput, daleman, dan lainnya, jadi saya buat laci-laci tinggi 15 cm. Ada juga yang 20 cm dan 25 cm.

Karena saya dan suami (mungkin juga anda) punya prinsip ngirit, baju hari ini bisa dipake lagi lusa atau besok lusa, jadi saya punya alternatif pembagian lemari. Lemari dibagi menjadi 2 yaitu lemari ibu dan perlengkapan ayah ibu yang bisa bersama, satu lagi lemari ayah dan lemari ‘reuse’. (Hehe emangnya sampah yak)

image

Di gambar, keliatan warna ungu kan ya. Nah lemari ungu ini terdiri dari sekat kecil, gantungan dan laci. Jadi kalau baju yang harus tetap rapi bisa digantung, kaos2 bisa di sekat kecil, sedangkan laci untuk semisal topi, kaos kaki, dsb.

Pembagian lemari menjadi 2 ini juga ada tujuan lain. Karena lemari mau ditaruh di lantai 2, saya mikir apa kalau lemari yang lebarnya 1,75 m cukup buat naik tangga yang lebarnya 90 cm dengan posisi tangga bentuk L? Minimalnya saya jadikan 2 lemari yang pendek pendek. Tapi pasti lebih mahal sih jatuhnya.

Lemari Anak
Sekarang bahas lemari anak ya. Kalau lemari anak masih standarlah kaya lemari umumnya. Masih okelah. Tapi perlu diperhatikan juga soal sekatnya. Karena baju anak kan kecil-kecil, jadi kalo ditumpuknya ketinggian juga malah jadi ga terlihat rapih.

image

Keterangan gambarnya:
A jaket, selimut
B baju /kaos rumah
C dress dan kaos pergi
D celana
E baju yang perlu digantung
F kerudung
G daleman, kaos kaki, saputangan
H handuk, mukena,
I kain alas

Ukuran lemarinya kira-kira 0,9 m x 1,20 m. Itu gambarnya untuk lemari perempuan. Untuk anak laki-laki tinggal disesuaikan aja ya.

Kira-kira begitulah, dresser yang saya gambar sesuai kebutuhan saya. Hehe

Sekian dan terima kasih

One thought on “Konmari Our House #2

  1. Pingback: 66 hari odopfor99days | brightsightrads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s