Golongan mana kita?

#odopfor99days #day31

Bismillahirrahmaanirrahiim

“Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah-belah, menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga, dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing).” – (QS.23:53)

Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya, sampai suatu waktu (saat Rabb akan memutuskan di hari kiamat, tentang apa yang mereka perselisihkan itu).” – (QS.23:54)

Allah menyukai orang yang berkelompok, tapi yang berbuat baik. Tapi, di ayat 53 di atas, tertulis “pengikut-pengikut rasul”. Nah apakah kita mau ikut rasul? Atau mau ikut pengikut rasul (yang menjadikan agama terpecah belah)? Apakah kita mau ikut yang sesat sebagaimana pada ayat 54?

Musyrik itu merasa paling benar atas golongannya sehingga membenci/menyalahkan golongan lain. Berhati-hatilah.

Anda PKS? Merasa paling benar? Anda Golkar golongan X merasa paling benar? Anda PPP golongan Y merasa paling benar? Anda Muhammadiyah merasa paling benar? Apakah anda NU yang merasa paling benar? Hati-hati anda merasa bangga dengan golongan anda dan berujung pada kemusyrikan.

Ayo balik lagi kita ikut rasul. Ambil kebaikan-kebaikan yang ada pada golongan, tidak usah ikut hal yang terlalu membenarkan diri sendiri.

Banyak yang musyrik, tapi kita tidak perlu menghakiminya, biar Allah yang menilai.
“Sesungguhnya Rabb-mu, Dia-lah yang lebih mengetahui, tentang orang yang tersesat dari jalan-Nya, dan Dia lebih mengetahui, tentang orang-orang yang mendapat petunjuk.” – (QS.6:117)

Ada orang suka mengolok-olok? itu berarti orang yang sedikit pemahaman ayatnya. Orang yang tidak mengerti.
“Dan apabila dia mengetahui barang sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka ayat-ayat itu dijadikan olok-olok. Merekalah yang memperoleh azab yang menghinakan.” – (QS.45:9)

Hati-hati yang mengolok-olok, yang mempersekutukan Allah, yang merasa bangga berujung musyrik, pahala hilang. Sayang kan, udah solat, puasa, zakat, pengajian kemana-mana.
“Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk, kepada siapa yang dikehendaki-Nya, di antara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka, amalan yang telah mereka kerjakan.” – (QS.6:88)

Al waqiah 1-16
Hanya ada 3 golongan akhir di ujung umur dunia ini nanti

Apabila terjadi hari kiamat, (1) tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya. (2) (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain), (3) apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya, (4) dan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya, (5) maka jadilah ia debu yang beterbangan, (6) dan kamu menjadi tiga golongan. (7) Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu. (8) Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu. (9) Dan orang-orang yang beriman paling dahulu, (10) Mereka itulah yang didekatkan kepada Allah. (11) Berada dalam jannah kenikmatan. (12) — (QS.56:7-12)

Waspadalah! Waspadalah! Waspadalah!

One thought on “Golongan mana kita?

  1. Pingback: 33 hari odopfor99days | brightsightrads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s