Tolong buat rute ini pak, bu!

#odopfor99days #day29

Bismillahirrahmaanirrahiim

Kali ini saya mau tulis surat cinta buat pak Walikota Bandung dan ibu Walikota Cimahi. Tapi via blog saya aja sih.

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuuh

Bapak dan ibu walikota,

Apa kabar? Pasti sedang sibuk mengurusi rakyatnya ya? termasuk saya ini, da saya mah apa atuh.

Bapak dan ibu walikota,

Saya tinggal di Cimahi, dan sehari-hari naik motor untuk kerja di Bandung. Saya merasakan bagaimana kosongnya jalan ataupun macetnya jalan dari dan ke Bandung. Apa Bapak dan Ibu tau penyebab macet di jalan? Pasti tau ya pak, bu. Saya taunya pas saya masih kuliah, kebetulan dapat tugas tentang transportasi dan dapet kuliah singkat khusus dari ahli transportasi. Bahwa pertumbuhan volume jalan, tidak sebanding dengan pertumbuhan jumlah kendaraannya. Alhasil macet akan semakin menjalar kemana-mana loh pak, bu. Bisa dibayangkan kapasitas kota, terutama kota Bandung, semakin hari akan semakin padat. Apakah ini adalah menuju kiamat? yaiyalah pastinya, kita akan semakin dekat dengan kiamat ya? Eh maaf jadi ngelantur.

Bapak dan ibu walikota,

Saya hari ini naik angkutan umum, setelah terakhir kali saya naik angkot tahun 2010. Terasa beda sekali. Semakin lama di jalan, semakin tidak aman, semakin tidak nyaman, dan semakin mahal. Untuk itu saya sangat mendukung adanya transportasi publik. yang bisa membantu menyelesaikan permasalahan kemacetan ini. Kenapa saya menyebut Bapak dan Ibu? karena saya tau betul, sangat banyak orang-orang Cimahi yang berkegiatan di Bandung. Mereka sampai selalu mencari jalan alternatif untuk bisa menghindar dari macet. Ya pasti dimana-mana gitu ya.

Berangkat pagi, saya naik bus TMB, tapi saya naik dari halte TMB pasteur, karena tidak ada halte yang dari Cimahi. Menunggu cukup lama. Tapi saya suka, nyaman bisnya. Mungkin kalau bisa dibuat rute dari Cimahi yang melewati Gunung Batu pak, bu. Saya yakin, banyak penumpangnya.

Tapi pulang sorenya, saya kembali menunggu bus di halte. Karena saya menunggu sendirian di halte, dan kondisi halte yang agak creepy, setelah lama menunggu, saya akhirnya naik angkot. Berikut detailnya:

  1. Caringin – Dago, saya naik jam 16.15 dari halte TMB di jalan suci deket SD Cihaurgeulis saya turun di Pasirkaliki. Tadinya saya mau turun di Pajajaran dan nyambung angkot Cimahi. Tapi saya berpikir, biasanya lewat pajajaran lebih macet kalau sore gini. Jadi saya memutuskan untuk mengubah rute via jalan Dr. Djunjunan, makanya saya turun di Pasirkaliki untuk naik angkot selanjutnya. Tarifnya 5000 rupiah.
  2. St.hall – Sarijadi, sebenernya saya bisa naik St.hall – Gunungbatu di Wastukencana. Tapi ide mengubah rute baru muncul di Cicendo. Naik angkot Sarijadi ini, saya turun di RS. Hermina. Tarifnya 3000 rupiah.
  3. St.hall – Gunung batu, akhirnya saya ganti angkot ini juga dan naik sampai ujung. Tarifnya 3000 rupiah. Sebenarnya saya bisa naik angkot Cimindi – Sederhana lalu turun di Cimindi, dan kemudian ganti angkot Cimahi. Tapi saya yakin ini tambah lama.
  4. Lalu saya naik ojek 20 ribu rupiah sampai rumah saya, dan jam menunjukkan pukul 17.50. Oke nyaris 2 jam. Padahal saya memperkirakan 1,5 jam saja, dengan jalur lewat Pajajaran.

Bapak dan ibu walikota,

Naik angkot dan bis TMB sangat jauh berbeda. Kalau naik angkot, setiap lampu merah atau macet, ada aja pengamen, yang mintanya kadang maksa. Ini yang saya paling tidak suka. Saya jadi merasakan betapa yang naik angkot itu harus punya nyali besar dan kesabaran tak terbatas. Tapi alangkah lebih baiknya kalau ada angkutan umum yang aman, nyaman, dan murah.

Sebagaimana saya sebutkan tadi, saya mengusulkan rute dari arah Cimahi ke Cicaheum mungkin ya. Bayangan saya poolnya di Pasar Antri atau di Alun-alun Ciburuy sekalian. Rute jalannya, lewat jalan Gandawijaya – jalan Raya Barat – jalan Gunung Batu – jalan Dr. Djunjunan – pasupati – jalan suci – jalan Phh mustofa – terminal Cicaheum. Memang jauh ya. Mungkin bisa dibagi jadi dua rute. Atau tinggal menyambungkan dari Cimahi ke halte TMB yang depan BTC Pasteur.

Saya jadi punya niat untuk buat kuisioner tentang ini. Semoga Bapak dan Ibu bisa bekerjasama memperbaiki transportasi kota ini. Aamiin

Salam,

Warga Cimahi yang dari sekolah sampai kerja di Bandung.

Kira-kira begitulah isi suratnya. Sekian🙂

One thought on “Tolong buat rute ini pak, bu!

  1. Pingback: 33 hari odopfor99days | brightsightrads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s