#onedayonepost #odop #day24 #odopfor99days

Bismillahirrahmaanirrahiim

Sometimes, I dont understand what people thinking of. Untuk bisa berpikir jernih, menurut saya, kita harus banyak membaca. Bukan hanya membaca tulisan ya, membaca keadaan, membaca orang. Dengan membaca, kita akan bisa berpikir jernih. Oia yang paling penting, dasar dari berpikir jernih adalah keimanan. Karena dengan keimanan, kita akan lebih jernih lagi dalam berpikir, karena agama itu logika juga.

Saya tergelitik sama beberapa hal. Ini hanya pendapat menurut logika berpikir saya.

Akhir-akhir ini ada beberapa foto yang memperlihatkan anak atau bayi yang sakit karena tidak vaksin. Sedihnya si anak/bayi tersebut sedang terbaring di rumah sakit, dan diinfus. Ah jadi inget waktu anak saya dirawat juga, ga tegaaa rasanya. Bu ibuu.. vaksinlah anak anda. Mungkin ada yang berpikir bahwa ah dulu jamannya Rasul juga belum ada vaksin pada sehat bugar. Yak, saya juga pernah berpikir demikian. Tapi coba kita pikir lagi ya, dulu belum ada mobil, motor, asap, polusi yang berlebihan, atau wabah penyakit menular yang saat ini sudah sering sekali. Maka, kita mencegahnya dengan vaksin ibu-ibu. It’s a logic.

Ada aja orang-orang yang berpikir bahwa LGBT adalah hak manusia. Hai manusia! be a normal please! It’s a logic, isn’t it? Maka para pelaku LGBT adalah orang yang tidak normal. Tidak bermanfaat. Titik.

Udah ah, itu aja yang kepikiran. Saya juga masih banyak peer ‘membaca’. Sekian.

 

 

Advertisements