Kriteria Rumah Idaman

#odopfor99days #odop #onedayonepost #day18

Bismillahirrahmaanirrahiim

Sebagai lulusan arsitek, yuuk ngomongin tentang rumah idaman.

Saya pribadi pengen segala fasilitas ada di rumah. Misal, keluarga ayah ibu dan 2 anak. Punya kamar masing-masing (kecuali ayah ibu harus bareng dong), ruang tamu, ruang keluarga, kamar tamu, musola, perpustakaan, ruang kerja, garasi, innercourt (impian banget punya innercourt di tengah lahan rumah), taman depan dan belakang, foyer sebelum masuk rumah, dapur, ruang makan, gudang, tempat cuci jemur, dan ruang santai (buat kalo ada kumpul-kumpul temen-temen tapi butuh tempat khusus).

Tapi sekarang, bicara soal aktifitas di dalam rumah, ternyata gak semua orang tinggal di rumah seharian kan pastinya. Ayahnya kerja, mungkin ibunya juga, anak-anaknya sekolah, dan akhirnya rumah sepi sepagi-siang-sore. Paling malam hari barulah berkumpul. Itupun sudah dengan aktifitasnya masing-masing, anak-anak belajar dan mengerjakan PR untuk esok harinya, ayah menonton TV karna sudah lelah bekerja di kantor, atau membetulkan beberapa perkakas rumah yang rusak, sedangkan ibu, menyiapkan makan malam (dan mungkin sarapan pagi).

Laah, kapan bisa menikmati waktu bersama di rumah yang banyak fasilitas tadi?

Ada teori yang saya pernah dengar. Entah ini teori berdasar penelitian, atau saya cuma selewat aja dengernya. Kamar anak-anak buatlah secukupnya, jangan menyamankan anak di dalam kamar. Jadi mereka lebih sering berada di luar kamar. Karena kamar hanya khusus untuk istirahat tidur. Realisasinya mungkin adalah kamarnya kecil aja, cuma cukup kasur, lemari baju, dan meja belajar, jangan kasih tivi atau pees atau sejenisnya.

Berbeda dengan kamar ayah dan ibu, bisa saja dibuat senyaman mungkin, biar romantis tis tis tis. Tapi jangan lupa ya di luar ada anak-anak, hehe. Realisasinya, ada tivi, kamar mandi dalam (wajib deh rasanya, ya tapi saya juga belum punya sih, ok, ganti jadi sunnah muakad), kasur empuk, sofa mungkin, dan sebagainya yang dirasa di kamar semakin nyaman. Kecuali meja kerja ya, harap di luar kamar saja. Sesungguhnya kerja di rumah itu tidak enak (walaupun masih saya kerjakan juga, heuheu), dan kadang mengganggu pasangan.

Saya pribadiĀ punya impian tentang rumah yang diinginkan. Saya coba list ya:

  1. Rumah harus terang dan banyak bukaan, tapi minimalisir lubang yang memungkinkan binatang masuk. Supaya hemat listrik dan berkesan luas.

    modern20house12

    sumber: interioridea.com

  2. Catnya warna terang, supaya gak panas (teorinya warna terang memantulkan cahaya kan? dan juga biar ga jadi efek rumah kaca, sotoy!) tapi catnya pengen ada aksen-aksennya, jadi dari empat sisi dinding sebuah ruangan, kasih satu dinding dengan warna cat yang berbeda. Seru warna-warni.
  3. Ruang servis di belakang! ini nih ngambil teori orang jaman dulu di desa-desa (kota juga ada sih ya). Kenapa? supaya gak enak diliatnya ada di belakang, supaya terzonasi dengan baik antara area basah dengan kering, area kotor dengan bersih. Seringkali perumahan-perumahan yang baru sekarang ini menaruh kamar mandi diantara dua kamar yang langsung menghadap ke ruang tamu, kadang agak gimana gitu ya keliatan langsung dari ruang tamu. Trus kalo lagi di kamar mandi juga biar gak kedengeran suara-suara bomnya (ups).
  4. Kamar mandi, gak usah pake bak mandi deh, pake ember kecil aja. Selain praktis, hemat tempat, gak repot nguras bak. hehe

    small-bathroom-layout-plan-design-for-renovating

    sumber: bathroomist.com

  5. Area jemur dan setrika, Ini juga harus dipikirin nih. Saya inginnya bersatu dengan ruang servis, oia plus tempat cucinya juga. Ya supaya tadi, berantakan di belakang. Tapi jangan lupa, kalau suatu saat ada tamu datang ke rumah, pikirin juga pas mereka mau ikut ke kamar mandi, akankah mereka melihat sesuatu yang tidak semestinya? (baca: pabalatak).
  6. Lemari, kenapa jadi lemari? Iya ini adalah hal yang paling penting di dalam rumah. Karna rumah akan terlihat rapi dengan lemari. Pas lagi ribet, masukin aja dulu pokonya semua ke lemari, sulappp, langsung rumah beres. hehee. Baru nanti bisa pilah-pilah bebenah sedikit-sedikit. Bisa juga pake cara beres-beres yang lagi terkenal konmari. (search aja konmari, banyak juga tutorialnya di yutub).
  7. Oia rumah, sebaiknya gak menghadap langsung timur dan barat. Panas sodara-sodara. Apalagi matahari sore. Sebisa mungkin pilih rumah yang utara selatan, atau kalau terlanjur, minimalisir bukaan yang di barat dan timur, maksimalkan yang di selatan dan utara.
  8. Setelah bertahun-tahun saya hidup bersama orang tua, saya merasa kitchen set ini wajib ada. Kenapa? karna buanyaaakk banget perintilan dapur yang ga disadari. Jadi sangat perlu kitchen set. Nah sekarang mah udah banyak desain-desain kitchen set yang kece badai, murah, dan sehat dipandang. Contoh ini nih yang saya mau.
  9. creative-small-kitchen-ideas-16

Oke segitu dulu aja deh mimpinya. Semoga tercapai yaa.. Aaamiiin

 

One thought on “Kriteria Rumah Idaman

  1. Pingback: 33 hari odopfor99days | brightsightrads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s