Jatuh itu sakit

#ODOPfor99days #day7 #ODOP #OneDayOnePost

Bismillahirrahmaanirrahiiim

Sore-sore ujan mau jemput ibu mertua karna mau nengok cucu tersayang. Pas banget adzan ashar. Tapi rasanya males mau sholat dulu karena satu hal. Akhirnya pasang tameng alias jas ujan dan melajulah dengan si putih roda dua.

Di tengah jalan, hujan makin deres. Nurunin kecepatan dari biasanya. Pas mau belok ke kiri setelah turun dari jembatan, ada mobil melaju dan ngasih klakson panjang dan keras, mungkin maksudnya ngasih kode ‘woy saya mau lewat, liat liat dong ke belakang’. Haha kasar amat ya. Padahal pada saat saya mau belok itu, saya sambil akan liat ke belakang karna spion kiri agak buram basah.

Spontan kaget saya denger klakson itu, lalu saya jadi agak panik, akhirnya ngerem dengan 2 tangan alias rem depan dan belakang. Alhasil, motor jadi oleng dan terjatuhlah saya (Allahu akbar). Pikiran saya waktu itu, semoga dari belakang ga ada kendaraan yang menggiling saya nih. Dan alhamdulillah ternyata Allah masih ngasih umur untuk hidup, untuk taubat. Agak sulit berdiri, tapi saya berusaha dan setelah saya berdiri ada 2 motor menolong saya, mengantar saya ke bahu jalan. Lalu mereka berlalu setelah saya meyakinkan mereka saya baik baik saja.

Paling terasa adalah kaki kiri senut-senut. Saya coba gerakkan, minimal gerakan yang saya butuhkan ketika berkendara, lalu saya kembali melaju dengan kecepatan rendah dan pulang ke rumah, jemput mertua batal.

Di sepanjang jalan pulang ke rumah lumayan ini jempol kaki kiri senut-senutnya. Heuheuu tangan kiri juga ada ketelusupan sesuatu yang lumayan agak dalem. Jadi berkendara pun berusaha tidak menapakkan kaki ke bawah, dan genggaman tangan kiri tidak dengan 5 jari melainkan hanya 2 jari saja.

Apa hikmahnya? Luar biasa ya kalau Allah mau menguji hambaNya seperti saya yang banyak sekali dosa ini.
1. Segala sesuatu, tunaikan hak Allah dulu, menunda solat, mungkin Allah mengingatkan bahwa solat itu untuk keselamatan kita juga. Mikirin jemput mertua duluan daripada menghadap Allah. Dan juga lupa gak berdoa dulu.
2. Jatuh itu sakit ya. Udah lama ga jatuh. Dan yaa ternyata sakit juga. Itu berarti harus hati-hati dalam segala hal, pakai tekniknya, pake ilmunya, gak sembarangan.
3. Jatuh itu sarana belajar buat ke depannya tidak mengulang hal yang sama.
4. Jatuh ya segeralah berobat kalau ada yang sakit, daripada kelamaan. Supaya cepet sembuh dan kembali melaju. Jangan manja. Jangan berlama-lama sakit.
5. Jatuh bisa jadi karna maksiat kita kepada Allah. Kalau kaki sakit, mungkin kaki ini banyak dosanya. Tangan sakit, banyak dosa lewat tangan, dan lain sebagainya.

Alhamdulillah, semoga Allah mengampuni dosa saya. Dan semoga saya bisa terus berhati-hati dan terus memperbaiki diri. Aamiin

8 Desember 2015

3 thoughts on “Jatuh itu sakit

  1. Pingback: 33 hari odopfor99days | brightsightrads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s