Analisis daya tahan otak terhadap ODOPfor99days

#ODOPfor99days #day2

#ODOP #OneDayOnePost

5 Januari 2016

Bismillahirrahmaanirrahiiim.

Apaa?? baru hari ke-2? Tahan saudara-saudara.

Berdasarkan pengamatan hasil postingan semua peserta ODOP hari pertama kemarin, saya melihat sesuatu yang sepertinya ada yang harus dibenarkan, terutama dalam diri saya.

Kenapa?

Memang sih, menulis itu tidak harus menunggu ilham dulu. Tapi saya jadi berfikir, aapaakaah tulisan saya ini gaje alias ga jelas? aapaakaaah tulisan saya terlalu mainstream untuk postingan kelas? aapaakaaah saya memang benar-benar niat untuk menulis? Aapaakaah saya masih deadliners yang mengerjakan tugas di akhir-akhir waktu (kalo arsitek mesti jawabnya IYAA)?

Nah, berdasarkan analisis daya tahan otak terhadap kesinambungan postingan terhadap ODOP, maka saya pribadi memberi ide buat teman-teman sekalian (baca: saya pribadi) untuk menyiasati “mm… besok posting apa yaaa?” dan bagaimana postingan kita menjadi menarik, paling tidak diklik karna judulnya yang oke hehehe.

Pertama-tama, karena saya lulusan sarjana arsitektur yang mengedepankan aspek visual dalam segala aspek kehidupan (tsaaahh), ubek-ubek album foto yang dipunya, softfile tentunya. Pilihlah yang paling banyak ceritanya, yang paling banyak bisa kita ceritakan tentang foto itu. Atauuu,, abadikan momen anda di hari itu, satu saja, atau beberapa foto untuk beberapa hari.

Kedua, buatlah list ‘mau nulis apa ya besok’, mungkin minimal seminggu. Supaya besok kita gak perlu mikir, tinggal tulis dan cari sumber yang oke. Saat weekend, bisa kita evaluasi dan kita rencanakan lagi rencana tulisan di seminggu berikutnya. Kalau tetiba ingin menulis diluar list, it’s OK.

Ketiga, jangan terlalu mainstream dalam membuat judul. Supaya orang pun mau baca apa yang kita tulis. Saya menemukan judul orang skripsi yang anti mainstream!

xx

Ini sepertinya lebay sih ya. Tapi ilmu anti mainstreamnya bisa kita gunakan. Kita bisa pikir sesuatu yang orang akan tertarik. Atau bisa juga seperti judul-judul buku anti mainstream.

  • Marmut Merah Jambu by Raditya DIka
  • Manusia Setengah Salmon by Raditya Dika
  • Cinta Brontosaurus by Raditya Dika
  • Gege Mengejar Cinta by Adhitya Mulya
  • Sabtu Bersama Bapak by Adhitya Mulya
  • Jomblo, sebuah komedi cinta by Adhitya Mulya
  • dan sebagainya

Itu judul-judul yang menurut saya anti mainstream, bisa mengambil kata yang tepat untuk menjadi kepala dari sebuah tulisan.

Tapi memang untuk tulisan-tulisan yang serius ya bisa jadi mainstream sih ya. Gak ada salahnya tulisan serius juga dicari judul antimainstreamnya.

Keempat, Tulis aja sekarang. Kadang kalau cuma mikir, suka ga kepikiran. Coba buka halaman wordpressnya, lalu tulis.

Sekian tips n trik kegalauan menulis di hari kedua yang saya alami ini.

 

One thought on “Analisis daya tahan otak terhadap ODOPfor99days

  1. Pingback: 33 hari odopfor99days | brightsightrads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s