Perpaduan Spasial dan Natural : Shanghai Houtan Park di China

Lagi pada rame nulis di blog. hmm mari kita lanjutkan berbagi tulisan. Kalo orang ngomong, ga ada bekasnya (kecuali direkam, divideo,dll), tapi kalau menulis, paling ga punya jejak buat dunia ini. eh, dunia maya ini.

Disela-sela badai tugas, yang lagi break bentar pisan ini, mau coba bahas tentang objek lansekap lagi. Kali ini bahasannya adalah Shanghai Houtan Park di China. Yaa buat pemanasanlah ya.😀 (come come september come)

Foto-foto ini dari webnya Turenscape dan googling-2lah. Sedikit tentang Turenscape, Turenscape ini merupakan konsultan lansekap di China yang secara resmi diakui dan memiliki sertifikasi sebagai first level design institute oleh pemerintah China. How cool it is!!! Foundernya adalah Doctor and professor Kongjian Yu.

Yu kita masuk ke Shanghai Houtan Park China

wah, foto pertama aja udah menunjukkan begitu asiknya berada di tempat ini. Shanghai Houtan Park ini lokasinya di area Shanghai Expo Park 2010, di pinggir sungai Huangpu. Konon proyek ini dibuat dengan tujuan untuk menciptakan sebuah exhibisi yang dapat menampung membludaknya pengunjung Shanghai Expo di tahun tersebut, dengan menampilkan atraksi green technologies (karena sekarang konsep green lagi dimana-mana). Dan pada akhirnya, setelah Expo itu selesai, Shanghai Houtan park ini dijadikan taman waterfront untuk publik secara permanen.

Shanghai Houtan Park ini luasnya adalah 14 hektar atau sekitar 140.000m2, ya kira-kira setengahnya dari luas kampus ITB di Bandung. Tantangan bagi arsitek lansekapnya adalah lingkungan yang sudah terdegradasi di site eksisting, karena lokasinya merupakan bekas area industri, dan masih terdapat puing-puingnya. Ditambah lagi kondisi sungai Huangpu yang tingkat pencemarannya tinggi, sehingga tidak aman untuk rekreasi apalagi berenang serta tidak baik bagi ekosistem aquatic life.

Kondisi eksisting sebelum di-desain

Nah, ini dia project statement dari tim desainernya:

Built on a brownfield of a former industrial site, Houtan Park is a regenerative living landscape on Shanghai’s Huangpu riverfront. The park’s constructed wetland, ecological flood control, reclaimed industrial structures and materials, and urban agriculture are integral components of an overall restorative design strategy to treat polluted river water and recover the degraded waterfront in an aesthetically pleasing way.

Dari project statement ini bisa kita bayangkan betapa visinya jauh sekali dan mulia. Desain dimulai pada Januari 2007 sampai dengan Oktober 2009. Lama juga ya. Iya tentu saja, karena pastilah studinya buanyaak sekali dengan iterasi yang buanyaak sekali juga. (Sekedar informasi, tim desain Turenscape ini punya jam kerja 80 jam per minggunya lho! Lah kita??)

Strategi desain yang diterapkan ada tiga, yaitu Constructed Wetland and Regenerative DesignMemory and Prophecy, dan Path Network. Mari kita bahas satu per satu.

Constructed Wetland and Regenerative Design

Sepanjang 1,7 km dengan lebar dari 5-30 meter site ini, dibuat linear constructed wetland dalam rangka untuk kembali menghidupkan ekosistem riparian, yang tentunya berfungsi turut serta mengembalikan air sungai Huangpu yang terkontaminasi. Sistem wetland ini dibuat cascade  dan terraces alias bertangga-tangga/bertrap-trap sebagai mesin kehidupan proses penjernihan air oleh alam. Oleh alam? ya oleh alam yaitu dengan berbagai tanaman air yang dapat menetralkan kembali air, menyerap racun-racun dan bahan kimia. Subhanallah keren banget ya taneman. Uji coba wetland ini membuktikan bahwa sekitar 2.400 m3 air atau kurang lebih 500.000 galon per hari dapat di-treat dari level pencemaran 5 turun menjadi level 3 (level ini adalah level pencemaran di China, angka 5 adalah terbesar). Keren banget!! yah walaupun mungkin level 3 ini juga belum bisa digunakan untuk keperluan kesehatan seperti makan, minum, kedokteran, dsb. Tapi buat sekedar flush toilet, menyiram tanaman, untuk konstruksi bangunan, masih bisa digunakan.

Proses penjernihan dari level 5 ke level 3

Wetland ini juga sebagai buffer proteksi banjir. Kenapa bisa begitu? Wetland yang didesain berkelok-kelok ini bertujuan agar mengurangi laju air dari daratan ke sungai. Selain itu, proses penetralan air juga semakin lama, dan banyak melewati tanaman air, sehingga semakin mendekati bersih. Desain yang berkelok-kelok ini juga memunculkan visual interest bagi pengunjung.  Area wetland ini  merupakan area peralihan kota dan sungai, yang kalau desain dengan baik, akan menjadi tempat yang indah, nyaman, dapat digunakan sebagai tempat rekreasi, serta melindungi manusia dari pengaruh buruk air.

Memory and Prophecy

Teras-teras wetland ini terinspirasi dari field’s of Chinese Agricultural Landscape, yang tujuannya mengurangi laju air dari daratan langsung ke sungai yang berdampak banjir karena muka air naik. Tanaman-tanaman yang digunakan untuk mendukung hal tersebut dipilih untuk menunjukkan perubahan musim di China. Tanaman-tanaman itu diantaranya  the golden blossoms saat musim semi (spring), splendid sunflowers di musim panas (summer), fragrance of the ripened rice musim gugur (autumn), dan green clover di musim dingin (winter). Wow keren banget. Ya, ini sengaja dibuat untuk menciptakan urban farm yang dapat disaksikan oleh pengunjung saat musim berganti. Dan tentunya juga sebagai pendidikan bagi pengunjung untuk mempelajari agrikultur dan berkebun terutama di perkotaan.

Teras-teras memperkaya lansekap Shanghai Houtan Park ini dengan menciptakan ruang yang mendorong pengunjung untuk merasakan sistem kehidupan alam dan mengalami lansekap agrikultur serta wetland sekaligus. Jalur-jalur yang didesain menyerap pengunjung yang banyak serta mengajak untuk mengitari keseluruhan kawasan.

Path Network

Tiga layer utama taman ini yaitu pengembalian ekologi lansekap, urban agriculture, dan semangat industri dihubungkan dengan paths (jalur-jalur) dimana pengunjung dapat teredukasi di area rekreasi yang telah direstorasi ini. Jalur pedestrian terdiri dari jalur utama (main loop), kemudian ada jalan-jalan linier (lurus) yang searah dengan wetland dan juga banyak jalan setapak dari teras-teras itu. Jaringan jalan ini tidak ada yang terputus alias semuanya membentuk loop yang memungkinkan akses ke setiap sudutnya serta mengakomodasi pejalan kaki yang merupakan pengunjung Shanghai Expo, dengan kondisi yang tetap nyaman dan menyenangkan.

Beberapa platform dan container yang tertutup didesain sebagai noda (node) jalur-jalur pedestrian itu termasuk juga ‘hanging garden‘ yang merupakan transformasi dari struktur pabrik dan galangan kapal sebelum berubah menjadi taman. Bambu dan Chinese Redwood tree digunakan sebagai screen sepanjang jalur pedestrian untuk meng-kompak-kan ruang serta menjadikannya ruang positif karena dikelilingi oleh tanaman dan pohon.

Pada akhirnya, (akhir tulisan hehe) Shanghai Houtan Park ini mendapat award seperti Best Landscape Award versi World Architecture Festival tahun 2010 dan Award of excellence dari ASLA.

Semenjak kenal sama turenscape terutama desain Shanghai Houtan Park ini, jadi jatuh cinta sama yang namanya ilalang sama wetland. Jadi punya mimpi juga pengen punya konsultan kaya Turenscape, yang mempercantik negaranya dengan desain-desain lansekapnya yang spektakuler, bombastis, fantastis. hehe lebay. Bisa berkarya buat negara Indonesia yang potensi lansekapnya sangat buanyak banget. Semoga ada jalannya buat ini. Aamiin

(Ah, gak sabar!)

Referensi tulisan dari webnya Turenscape. Foto-foto juga dari sana, dan satu dari yang lain. Bisa googling untuk liat scene-scene lain yang sangat menarik. Mari berkarya (walau masih dalam tugas, hehe).

2 thoughts on “Perpaduan Spasial dan Natural : Shanghai Houtan Park di China

  1. Pingback: brightsightrads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s