Dia yang kelima

Menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah, apalagi di zaman yang berteknologi semakin maju, semua media bisa membuat skenario yang berbeda-beda. Dengan mudahnya kita bilang bahwa para pemimpin tidak memenuhi hak-hak rakyatnya. hmm, kita memang tidak tahu bagaimana sebenarnya, padahal ya itu tadi, jadi seorang pemimpin tidaklah mudah.

Sedikit kutipan tangisan sang khalifah ketika berkata pada istrinya,

“Wahai Fathimah, sesungguhnya aku sedang memikirkan nasib umat Muhammad صلي الله عليه وسلم, aku sedang memikirkan nasib si miskin yang kelaparan, si sakit yang merintih, si fakir yang telanjang kedinginan, seorang yang terzalimi karena hartanya dirampas, seorang yang tersesat dan tertawan, si jompo dan si miskin yang memiliki banyak tanggungan dan kebutuhan hidup di segala penjuru bumi, dan aku tahu bahwa Robbku akan bertanya kepadaku tentang nasib mereka dan lawan bicaraku tatkala itu selain mereka adalah Muhammad صلي الله عليه وسلم. Maka aku sangat khawatir bila aku tidak memiliki hujjah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka, sedang aku merasa kasihan melihat keadaan diriku tatkala itu, sehingga aku menangis”

Bagi yang sedang akan memilih pemimpin, atau dicalonkan menjadi pemimpin, berikut ini sedikit resume tentang sang khalifah ke-5 (dari beberapa sumber beliau dianggap khalifah yang ke-5), atau yang sedang ingin membaca sedikit tentang beliau. Maaf kalau tidak dimengerti, hehe, karna sebenarnya ini tugas baca juga😀

Alhamdulillah, ada tugas baca, hehe jadi buat kaya ginian.

klik Umar bin Abdul Aziz

Semoga Allah merahmati beliau

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s