Bertambah umur, semakin diuji kesabaran kita

Ternyata semakin bertambah umur, kesabaran kita akan semakin diuji.

pernahkah kita merasa kesal?
pernahkah melihat orang yang sedang beradu mulut di jalan misalnya?
pernahkah melihat orang tua kita bertengkar?
pernahkah seseorang menipu kita dan membuat kita marah besar?
yup, marah sangat berhubungan dengan kesabaran.

Semakin bertambah umur, kita semakin tau mana yang benar dan yang salah. Dan seharusnya semakin bertambah umur, bertambahlah ilmu pengetahuan, serta bertambahlah kedewasaan kita. Artinya kita seharusnya dapat mengendalikan emosi diri.
Lalu bagaimana menyikapi kemarahan diri sendiri yang disebabkan suatu hal?

Ini hanya berdasarkan pengalaman saya. silahkan ditambahkan kalau ada punya cara lain untuk mengatasi marah.
1. Berusahalah untuk tenang, dan jangan banyak bicara.
Pikirkan masak-masak apa yang akan dibicarakan kepada lawan bicara. karna pada saat marah, seseorang bisa saja melampaui batas.

2. Jika kita marah pada saat kita berdiri, maka duduklah.
Untuk mengurangi gejolak amarah yang ada dalam hati, seperti yang sering kita dengar:
jika kita marah pada saat kita berdiri, maka duduklah. Yak, duduk juga cukup efektif untuk meredam kemarahan, walaupun tidak seratus persen hilang.
Kalau cara saya yang cukup ampuh adalah dengan tidur. Setelah bangun, walaupun masih teringat akan suatu hal penyebab kemarahan, gejolak itu akan berkurang drastis daripada saat kita marah.

3. Setelah tidur, cara selanjutnya adalah cari kesibukan sambil menyempatkan diri untuk membaca artikel motivasi terutama tentang segala sesuatu hanyalah milik Allah dan tugas utama kita adalah ibadah. karena dengan begitu, kita(saya khususnya) akan lebih menyadari bahwa tak ada yang pantas untuk kita, dan fokuslah pada ibadah bukan untuk marah. ibadah disini dalam arti yang luas tentunya.

4. Lakukan hobi atau hal-hal yang cukup menghibur disela-sela kesibukan kita.
Selain untuk mengurangi amarah yang terpendam, juga untuk mengurangi stres. (stres + marah= tidak efektif).

InsyaAllah reda marahnya. silahkan dicoba. kalau gagal, carilah cara yang lain, hehehe..
Mari kita memohon kepada Allah agar kita diberi kesabaran dalam segala situasi.
Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita walaupun kita masih suka kurang sabar sama makhluk lain.

2 thoughts on “Bertambah umur, semakin diuji kesabaran kita

  1. Pingback: Meredam bukan memendam « brightsightrads

  2. Pingback: Peringatan Langsung | brightsightrads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s