Memimpin dan Dipimpin

Tidaklah mudah menjadi seorang pemimpin. Perlu banyak sekali pengorbanan yang dilakukan. Harus sabar menghadapi berbagai halangan melintang. Tenang dalam menyelesaikan masalah-masalah. Bijak dalam berkata-kata. Pandai membagi tugas-tugas kepada yang dipimpin, serta dicintai oleh yang dipimpinnya. Bagi Orang yang tidak pernah atau karang untuk maju sebagai pemimpin, akan terasa sulit dan sangat butuh banyak belajar tentang kepemimpinan. Belajar dari pemimpin-pemimpin sukses yang memiliki wibawa dan integritas.

Sama halnya dengan menjadi seorang yang dipimpin. Ketaatan kepada pemimpin menjadi nomor 1. Bagaimana ikut mendukung yang direncanakan pimpinan-pimpinan, bagaimana ikut mensukseskan hal-hal yang baik. Kesulitannya adalah ketika satu hal tidak sesuai dengan hati, maka yang dipimpin merasa enggan untuk bergerak. Berulangnya kejadian itu, akan semakin membuat seorang yang dipimpin menjadi malas. Bagi orang-orang yang sudah biasa memegang tampuk kepemimpinan, maka menjadi seorang yang dipimpin juga akan terasa sulit. Obsesi pemimpin yang terlalu kuat, bisa jadi menampilkan nafsu diri, walaupun memiliki mimpi yang baik, cara yang baik, dan tujuan yang baik. Bagi orang yang terbiasa menjadi orang yang dipipin akan merasa dirinya biasa-biasa saja, tidak punya peran, mungkin menganggap dirinya tidak penting.

Kita harus banyak belajar tentang kepemimpinan, baik memimpin maupun dipimpin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s